Agama sebagai objek kajian filsafat

 AGAMA SEBAGAI OBJEK KAJIAN FILSAFAT 

Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang berhubungan dengan budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan. Filsafat agama adalah “penyelidikan filosofis terhadap tema-tema dan konsepkonsep utama dalam tradisi keagamaan.” Diskusi filsafat semacam ini sudah berlangsung dari zaman kuno dan dapat ditemui dalam manuskrip-manuskrip tertua yang berkaitan dengan filsafat. 

Nah setelah kita mengetahui apa itu agama dan apa itu filsafat, sekarang dapat kita hubungkan tentang kajian filsafat dalam agama , kajian filsafat dalam agama yaitu mengkaji tentang tradisi dan ritual keagamaan, nah kenapa agama dapat di katakan suatu objek agama karena di dalam agama perlu ada hal yang mendalam yang harus di kaji secara seksama, Dan ada Hal yang harus di teliti kenapa agama bisa di jadikan landasan dalam tatanan kehidupan, jawaban nya karna di dalam agama itu sendiri sudah mengatur bagaimana cara berperilaku dalam kehidupan sehari-hari baik dari segi sosial, budaya dan lain, maka perlu di adakan kajian yang lebih memfokuskan terhadap agama 

Kemudian, apakah agama bisa mengatur seluruh tatanan kehidupan manusia, seperti yang telah kita ketahui bahwa pada dasar nya, apabila kita taat dan patuh terhadap agama maka agama itu akan bernilai fositif di dalam kehidupan kita, nah apabila sebalik nya agama hanya di gunakan sebagai alat untuk jalan kebatilan maka agama ini akan buruk di nilai oleh manusia, sebagai contoh banyak kita lihat orang-orang di zaman yang sekarang ini menggunakan agama sebagai perantara kekayaan, dan lebih jelas kita lihat agama di perjual belikan demi mendapatkan jabatan, Agama adalah suatu ikatan yang membelenggu dan memberikan norma2 kepada manusia serta bagaimana cara manusia merasa lebih dekat dengan Tuhan nya, 

Berbicara tentang kedekatan tentang Tuhan maka perlu ada ikatan batin di dalam setiap diri manusia, yang di maksud ikatan batin tersebut adalah, ikatan kenyamanan dan ketentraman hati manusia apabila ia dekat dengan Tuhan, serta lebih menjauhkan diri dari pada maksiat, makanya agama ini perlu di kaji secara khusus , agar supaya manusia tidak sesekali menggukan agama sebagai perantara untuk serakah akan kedunian.  Agama juga membahas tentang tasawuf dan lain2 yang mana ini adalah cara bagaimana kita bisa membersihkan diri agar bisa merasakan nikmat yang tuhan berikan kepada kita 

 

manfaat dari ilmu filsafat islam 

1. Filsafat akan mengajarkan untuk melihat segala sesuatu secara multi dimensi – Ilmu ini akan membantu kita untuk menilai dan memahami segala sesuatu tidak hanya dari permukaannya saja, dan tidak hanya dari sesuatu yang terlihat oleh mata saja, tapi jauh lebih dalam dan lebih luas. Dengan kata lain, 

2. Filsafat mengajarkan kepada kita untuk mengerti tentang diri sendiri dan dunia – Manfaat belajar filsafat akan membantu memahami diri dan sekeliling dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar. 

3. Filsafat mengasah hati dan pikiran untuk lebih kritis terhadap fenomena yang berkembang – Hal ini akan membuat kita tidak begitu saja menerima segala sesuatu tanpa terlebih dahulu mengetahui maksud dari pemberian yang kita terima 

Mempelajari filsafat Islam sekurang-kurangnya ada lima manfaat, yaitu 

1.agar terlatih berpikir serius; 

2. agar mampu memahami filsafat secara menyeluruh; 

3. agar menjadi filsuf walaupun dalam bidang tertentu; 4. agar sungguh-sungguh dalam belajar mendalami suatu ilmu; 5. agar menjadi warga negara yang baik, patuh, dan produktif. Secara konkret manfaat mempelajari filsafat adalah sebagai berikut : 1. Dapat menolong, mendidik, membangun diri sendiri untuk berpikir lebih mendalam dan menyadari bahwa ia adalah makhluk Tuhan. 2. Dapat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalan-persoalan dalam hidup sehari-hari. 3. Dapat memberikan pandangan yang luas, membendung akuisme, dan akusentrisme. 

4. Dapat melatih untuk berpikir cemerlang sehingga tidak hanya ikut-ikut saja, membuntut pada pandangan umum. 

5. Dapat memberi dasar-dasar hidup dalam etika dan ilmu-ilmu pengetahuan seperti sosiologi, ilmu jiwa, ilmu pendidikan, dan ilmu-ilmu lainnya yang bermanfaat untuk kehidupan 

Dari artikel singkat di atas maka nya agama bisa di jadikan objek kajian secara khusus untuk tidak di salah gunakan oleh orang2 di luar sana. 

 Nama : Ayu Ulfa Mahdani Saragih

Nim : 0402193032

Dosen Pengampuh : Andri Nurwandi M. Ag


 

 

 

 

 


Komentar